catatan kuliah semester 2 marketing (hasti pramesti kusnara)

May 17, 2010

Fart Fish

Filed under: Uncategorized — mp120203090006 @ 6:48 am


Funny widget by widgia

Heart Clock

Filed under: Uncategorized — mp120203090006 @ 6:44 am


Get this widget here

Taurus Horoscope

Filed under: Uncategorized — mp120203090006 @ 6:36 am


Taurus calendar by widgia.com

akun biaya

Filed under: Uncategorized — mp120203090006 @ 6:21 am

Artikel1

1.1. Perbedaan Akuntansi Biaya dengan Akuntansi Keuangan
Akuntansi biaya adalah bagian dari akuntansi keuangan yang membicarakan biaya dalam arti luas. Sebagaimana diketahui bahwa tujuan akuntansi keuangan adalah menyajikan laporan keuangan yang terdiri atas neraca, laporan laba-rugi, laporan laba ditahan, dan laporan arus kas. Akuntansi biaya sebagai bagian dari akuntansi keuangan hanya menyajikan sebagian elemen dari laporan laba-rugi yaitu eleman biaya.
Akuntansi biaya dapat digolongkan menjadi dua bagian, yaitu (1) akuntansi biaya yang berhubungan dengan penentuan harga pokok produk dan pengendalian biaya yang biasanya disebut akuntansi biaya; dan (2) akuntansi biaya yang berhubungan dengan pengambilan keputusan yang biasanya disebut akuntansi manajemen.


Artikel2

1.2. Pengertian dan Klasifikasi Biaya
Dalam Akuntansi Biaya dikenal dua istilah, yaitu cost (harga pokok/harga perolehan) dan expense (biaya/beban). Harga pokok adalah pengorbanan yang diukur dalam satuan uang berupa pengurangan aktiva atau terjadinya kewajiban untuk mendapatkan barang atau jasa yang akan memberikan manfaat di masa yang akan datang. Biaya adalah harga pokok yang telah memberikan manfaat dan telah habis dimanfaatkan. Dalam praktik, istilah biaya digunakan untuk kedua pengertian tersebut di atas.

Artikel3

Klasifikasi biaya:
1. Elemen produk (harga pokok produk):
a. Bahan baku (direct materials)
Bahan (materials) dibedakan menjadi bahan baku dan bahan penolong (indirect materials). Bahan baku adalah semua bahan yang dapat diidentifikasikan dengan produk jadi, yang dapat ditelusur ke produk jadi, dan yang merupakan bagian terbesar dari biaya produksi. Bahan penolong adalah semua bahan yang bukan termasuk bahan baku.
b. Tenaga kerja langsung (direct labor)
Tenaga kerja dapat dibedakan menjadi tenaga kerja langsung (direct labor) dan tenaga kerja tidak langsung (indirect labor). Tenaga kerja langsung adalah semua tenaga kerja yang melaksanakan proses produksi yang dapat ditelusur ke produk jadi dan merupakan bagian terbesar dari biaya tenaga kerja. Tenaga kerja tidak langsung adalah semua tenaga kerja yang tidak dapat dipertimbangkan sebagai biaya tenaga kerja langsung.
c. Overhead pabrik (factory overhead)
Biaya overhead pabrik adalah semua biaya produksi selain biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung. Oleh karena itu, biaya overhead pabrik terdiri atas biaya bahan penolong, biaya tenaga kerja tidak langsung, dan biaya produksi tidak langsung lainnya.

Artikel4

Revolusi dalam akuntansi biaya

Akuntansi biaya telah mengalami perubahan yang dramatis, dimana perkembangan sistem komputer hampir menghapuskan pembukuan secara manual. Akuntansi biaya kini telah menjadi kebutuhan nyata dalam semua organisasi termasuk bank, organisasi profesional, serta lembaga pemerintah. Dewasa ini telah banyak perusahaan yang memasang metode pabrikasi produk, perdagangan produk, atau pemberian jasa dengan bantuan komputer. Adanya teknologi ini telah sangat memberikan dampak terhadap akuntansi biaya. [1]

[sunting] Pengajaran dalam akuntansi biaya

Banyak bahan pelajaran yang diajarkan dalam akuntansi biaya, dimana kesemuanya selalu berkaitan dengan biaya-biaya yang mungkin timbul dalam proses produksi. Pembelajaran yang dilakukan dalam akuntansi biaya antara lain mengenai penentuan harga pokok produk: bersama dan sampingan, harga pokok proses, pembiayaan: biaya variabel dan biaya tetap, biaya overhead pabrik, departementalasi biaya overhead, biaya bahan baku, biaya tenaga kerja: langsung dan tidak langsung, pengendalian biaya, serta analisis biaya pemasaran.

Artikel5

Manfaat akuntansi biaya

Akuntansi biaya adalah salah satu cabang akuntansi yang merupakan alat bagi manajemen untuk memonitor dan merekam transaksi biaya secara sistematis, serta menyajikan informasi biaya dalam bentuk laporan biaya. Manfaat biaya adalah menyediakan salah satu informasi yang diperlukan oleh manajemen dalam mengelola perusahaannya, yaitu untuk perencanaan dan pengendalian laba; penentuan harga pokok produk dan jasa; serta bagi pengambilan keputusan oleh manajemen.[2]

[sunting] Keterbatasan dalam sistem akuntansi biaya

Dalam akuntansi biaya juga terdapat beberapa kekurangan yang menyertainya, terutama dalam sistem akuntansi biaya yang telah ketinggalan zaman. Gejala-gejala dari sistem biaya yang ketinggalan zaman diantaranya ialah hasil dari penawaran sulit dijelaskan, harga pesaing nampak lebih rendah sehingga kelihatan tidak masuk akal, produk-produk yang sulit diproduksi menunjukkan laba yang tinggi, manajer operasional berkeinginan menghentikan produk-produk yang kelihatan menguntungkan, marjin laba sulit dijelaskan, pelanggan tidak mengeluh atas biaya naiknya harga, departemen akuntansi menghabiskan banyak waktu hanya untuk memberi data biaya bagi proyek khusus, dan biaya produk berubah karena adanya perubahan peratauran pelaporan.[2]



makro

Filed under: Uncategorized — mp120203090006 @ 6:15 am

Artikel 1

Ekonomi makro atau makroekonomi adalah studi tentang ekonomi secara keseluruhan. Makroekonomi menjelaskan perubahan ekonomi yang mempengaruhi banyak rumah tangga (household), perusahaan, dan pasar. Ekonomi makro dapat digunakan untuk menganalisis cara terbaik untuk mempengaruhi target-target kebijaksanaan seperti pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga, tenaga kerja dan pencapaian keseimbangan neraca yang berkesinambungan.

[sunting] Asal Mula Konsep-konsep Ekonomi Makro

Ekonomi
GDP PPP Per Capita IMF 2008.svg
Kategori umum
Ekonomi mikro · Ekonomi makro
Sejarah pemikiran ekonomi
Metodologi · Pendekatan heterodoks
Bidang dan subbidang
Behavioral · Budaya · Evolusi
Pertumbuhan · Pengembangan · Sejarah
Internasional · Sistem ekonomi
Keuangan dan Ekonomi keuangan
Masyarakat dan Ekonomi kesejahteraan
Kesehatan · Buruh · Manajerial
Bisnis Informasi ·Informasi ·Game theory
Organisasi Industri · Hukum
Pertanian · Sumber daya alam
Lingkungan · Ekologis
Kota · Pedesaan · Kawasan
Peta ekonomi
Teknik
Matematika · Ekonometrika
Eksperimental · Neraca nasional
Daftar
Jurnal ·Publikasi
Kategori ·Topik ·Ekonom
Portal.svg Portal Bisnis dan ekonomi
Kotak ini: lihat • bicara • sunting

Hingga 1930 sebagian besar analisis ekonomi terfokus pada industri dan perusahaan. Ketika terjadi Depresi Besar pada tahun 1930-an, dan dengan perkembangan konsep pendapatan nasional dan statistik produk, bidang ekonomi makro mulai berkembang. Saat itu, gagasan-gagasan yang terutama berasal dari John Maynard Keynes, yang menggunakan konsep aggregate demand untuk menjelaskan fluktuasi antara hasil produksi dan tingkat pengangguran, sangat berpengaruh dalam perkembangan bidang ini. Keynesianisme didasarkan pada gagasan-gagasannya.

Artikel 2

Teori Ekonomi Makro


Tulisan ini merupakan ringkasan mata kuliah Teori Ekonomi Makro I pada Semester Gasal tahun akademik 1999/2000, di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, yang diasuh oleh Dr. Soeratno, M.Ec.


Ilmu ekonomi muncul karena adanya tiga kenyataan berikut :

  • Kebutuhan manusia relatif tidak terbatas.
  • Sumber daya tersedia secara terbatas.
  • Masing-masing sumber daya mempunyai beberapa alternatif penggunaan.

Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia di dalam memenuhi kebutuhannya yang relatif tidak terbatas dengan menggunakan sumber daya yang terbatas dan masing-masing sumber daya mempunyai alternatif penggunaan (opportunity cost).

Secara garis besar ilmu ekonomi dapat dipisahkan menjadi dua yaitu ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi makro.

Ilmu ekonomi makro mempelajari variabel-variabel ekonomi secara agregat (keseluruhan). Variabel-variabel tersebut antara lain : pendapatan nasional, kesempatan kerja dan atau pengangguran, jumlah uang beredar, laju inflasi, pertumbuhan ekonomi, maupun neraca pembayaran internasional. Sementara ilmu ekonomi mikro mempelajari variabel-variabel ekonomi dalam lingkup kecil misalnya perusahaan, rumah tangga.

Ilmu ekonomi makro mempelajari masalah-masalah ekonomi utama sebagai berikut :

  • Sejauh mana berbagai sumber daya telah dimanfaatkan di dalam kegiatan ekonomi. Apabila seluruh sumber daya telah dimanfaatkan keadaan ini disebut full employment. Sebaliknya bila masih ada sumber daya yang belum dimanfaatkan berarti perekonomian dalam keadaan under employment atau terdapat pengangguran/belum berada pada posisi kesempatan kerja penuh.
  • Sejauh mana perekonomian dalam keadaan stabil khususnya stabilitas di bidang moneter. Apabila nilai uang cenderung menurun dalam jangka panjang berarti terjadi inflasi. Sebaliknya terjadi deflasi.
  • Sejauh mana perekonomian mengalami pertumbuhan dan pertumbuhan tersebut disertai dengan distribusi pendapatan yang membaik antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan dalam distribusi pendapatan terdapat trade off maksudnya bila yang satu membaik yang lainnya cenderung memburuk.

Kegiatan ekonomi di masing-masing negara dihitung melalui perhitungan Produk Domestik Bruto (PDB) (Gross Domestic Product), Produk Nasional Bruto (PNB) (Gross National Product), maupun Pendapatan Nasional (PN) (National Income).

PDB adalah nilai seluruh barang akhir dan jasa yang dihasilkan oleh siapapun di dalam wilayah teritorial suatu negara selama periode waktu satu tahun. PNB adalah nilai seluruh barang akhir dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh warga negara suatu negara selama periode waktu satu tahun.

PDB - balas jasa faktor produksi secara netto yang mengalir ke luar negeri=PNB.
PNB - penyusutan = Produk Nasional Netto (PNN).
PNN - pajak tidak langsung = Pendapatan Nasional

Perhitungan PDB/PNB/PNN/PN dapat mempergunakan harga yang berlaku maupun harga konstan. Perhitungan dengan harga konstan menggunakan harga pada tahun tertentu yang tergolong tahun yang stabil. Di Indonesia digunakan harga tahun 1983 dan tahun 1993. Perhitungan dengan harga konstan berarti sudah terbebas dari pengaruh inflasi/deflasi.

Artikel 3

Perdagangan Internasional
Ekonomi internasional mempelajari tentang hubungan ekonomi antara sesuatu Negara dengan Negara lain. Hubungan ekonomi tersebut dapat berbentuk hubungan pertukaran output, pertukaran sarana prosuksi dan hubungan hutang piutang. Hubungan ekonomi tersebut satu sama lain erat hubungannya akan tetapi akibat yang ditimbulkan berbeda. Oleh sebab itu ketiga hubungan itu perlu dibedakan.
Perdagangan dalam suatu ilmu ekonomi diartikan sebagai pertukaran yang dilakukan secara sukarela. Dan perdagangan yang dimaksud adalah perdagangan yang dilakukan oleh suatu Negara dengan penduduk Negara lain. Negara-negara melakukan perdagangan karena mendapat manfaat dari perdagangan ( gain from trade).
Merkantilisme adalah suatu kebijaksanaan ekonomi yang mengatur tantang perdagangan luar negri serta pembentukan ekonomi nasional yang kuat. Tujuan utamanya adalah menumpuk logam mulia dengan cara melakukan perdagangan luar negri. Untuk mencapai tujuan tersebut, Negara mengeluarkan berbagai peraturan yang pada hakikatnya ditujukan untuk meningkatkan ekspor dan mengurangi impor.
Adam Smit mengkritik banyaknya campur tangan pemerintah dalam sistem merkantilisme. Ia menganjurkan agar sebaiknya negara-negara melakukan perdagangan bebas yaitu perdagangan yang tanpa campur tangan pemerintah. Disamping mengkritik ia juga memberikan sumbangan pemikiran mengenai perdagangan internasional. Teorinya dikenal dengan teori keuntungan mutlak, kelemahan-kelemahan yang terdapat dalam teori keuntungan mutlak, kemudian disempurnakan oleh teman-temannya, yaitu David Ricardo dengan teori ongkos komparatif dan J.S. Mill dengan teori keuntungan komparatif.

Artikel 4
Kebijakan Perdagangan Internasional
Kebijaksanaan ekonomi internasional adalah tindakan pemerintah yang langsung maupun tidak langsung mempengaruhi perdagangan internasional. Tujuan dari kebijaksanaan ekonomi internasional dapat digolongkan menjadi: antarki, economic welfare, proteksi, keseimbangan neraca pembayaran ekonomi internasional atau tujuan pembayaran.
Tariff dan quota digolongkan terhadap jenis rintangan dalam Perdagangan Internasional. Tariff dapat mempengaruhi perekonomian suatu Negara. Akibat naiknya harga karena adanya tariff, jumlah barang impor yang diminta di dalam negri akan berkurang dan produksi di dalam negri akan meningkat. Pemerintah akan memperoleh pendapatan dengan diadakannya tarif dan produsen lokal memperoleh tambahan perndapatan.

Neraca Pembayaran Internasional
Neraca pembayaran Internasional merupakan laporan keuangan tentang nilai transaksi ekonomi suatu negara dengan negara lain dalam bentuk ekspor impor dan aliran keluar masuk dana dalam bentuk ikhtisar yang tersusun secara sistematis selama jangka waktu tertentu.
Transaksi yang menimbulkan hak suatu negara untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain dicatat pada sisi kredit dan transaksi yang mengakibatkan timbulnya kewajiban untuk pembayaran kepada Negara lain dicatat di dalam sisi debet.


Artikel 5
Kurs dan Pasar Valuta Asing
Kurs valuta asing didefinisikan sebagai jumlah uang domestik yang dibutuhkan untuk memperoleh satu unit mata uang asing.
Pasar valuta asing merupakan jaringan kerja dari perbankan dan lembaga keuangan untuk membeli (permintaan) dan menjual (penawaran) valuta asing dalam rangka melayani masyarakat.

Lembaga dan Sistem Moneter Internasional
Konferensi Dunia tentang Moneter dan Keuangan Internasional pada bulan Juli 1944 di Bretton Woods, Hampshire USA, membentuk dua lembaga yang mengatur sistem moneter internasional yaitu International Monetary and Financial (IMF) dan World Bank. Sistem moneter international merupakan suatu sistem yang diselenggarakan melalui dua lembaga keuangan internasional tersebut dengan tujuan untuk mengatur lalu lintas keuangan yang digunakan untuk mengembangkan perdagangan internasional.


dasar pemasaran

Filed under: Uncategorized — mp120203090006 @ 6:09 am

Artikel 1

1. Konsep Produksi adalah salah satu dari konsep tertua dalam bisnis. Konsep produksi menegaskan bahwa konsumen akan lebih menyukai produk yang tersedia secara luas dan murah. Para manejer perusahaan yang berorientasi produksi berkonsentrasi untuk mencapai efisiensi produksi yang tinggi, biaya yang rendah, dan distribusi secara besar-besaran.
Mereka mengasumsikan bahwa konsumen terutama tertarik pada ketersediaan produk dan harga yang rendah. Orientasi itu dimaklumi di negara-negara berkembang, dimana konsumen lebih tertarik untuk mendapatkan produk dari pada fiturnya. Orientasi itu juga berguna bila sebuah perusahaan yang ingin memperluas pasar. Konsep ini memiliki kelemahan yaitu produsen menjadi kurang ramah.

Artikel 2

2. Konsep Produk menegaskan bahwa konsumen akan menyukai produk-produk yang menawarkan ciri paling bermutu, berkinerja, atau inovatif.
Para manajer di organisasi itu memusatkan perhatian untuk menghasilkan produk yang unggul dan meningkatkan kualitasnya sepanjang waktu. Mereka mengasumsikan bahwa para pembeli mengagumi produk-produk yang dibuat dengan baik serta dapat menghargai mutu dan kinerja. Akan tetapi, para manajer itu kadang-kadang terperangkap dalam kecintaan akan produk mereka dan tidak menyadari apa yang dibutuhkan oleh pasar

Artikel 3

3. Konsep Penjualan berkeyakinan bahwa para konsumen dan perusahaan bisnis, jika dibiarkan, tidak akan secara teratur membeli cukup banyak produksi-produksi yang ditawarkan oleh organisasi tertentu. Oleh karena itu, organisasi tersebut harus melakukan usaha penjualan dan promosi yang agresif.
Konsep itu mengasumsikan bahwa para konsumen umumnya menunjukkan kelembaman atau penolakan pembelian sehingga harus dibujik untuk membeli. Konsep itu juga mengasumsikan bhwa perusahaan memiliki banyak sekali alat penjualan dan promosi yang efektif untuk merangsang lebih banyak pembelian.
Kebanyakan perusahaan mempraktekkan konsep penjualan ketika mereka mempunyai kapasitas yang berlebih. Tujuan mereka adalah menjual apa yang dihasilkan mereka dan bukannya menghasilkan apa yang diinginkan pasar.

Artikel 4

4. Konsep Pemasaran adalah sebuah filosofi bisnis yang menantang tiga orientasi bisnis yang baru saja kita bahas. Konsep ini berkembang sejak tahun 1950 an. Konsep pemasaran menegaskan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasional yang ditetapkan adalah perusahaan tersebut harus menjadi lebih efektif dibandingkan para pesaing dalam menciptakan, menyerahkan, dan mengkomunikasikan nilai pelanggan kepada pasar sasaran yang terpilih.
Konsep pemasaran telah diekspresikan dalam banyak cara beraneka ragam:
” Penuhilah kebutuhan dengan cara yang menguntungkan ”
” Temukan keinginan dan penuhilah.”
” Cintailah pelanggan, bukan produk.”
” Lakukan dengan cara Anda.” (Burger King)
” Andalah sang bos.” (United Airlines)
“ Utamakan orang-orang.” (British Airways)
“ Bermitra untuk mendapatkan laba.” (Milliken & Company)
Theodore Levitt dari Harvard menggambarkan perbedaan pemikiran yang kontras antara konsep penjualan dan pemasaran.:
Penjualan berfokus pada kebutuhan penjual; pemasaran berfokus pada kebutuhan pembeli. Penjualan memberi perhatian pada kebutuhan penjual untuk mengubah produknya menjadi uang tunai; pemasaran mempunyai gagasan untuk memuaskan kebutuhan pelanggan lewat sarana-sarana produk dan keseluruhan kelompok barang yang dihubungkan dengan hal menciptakan, menyerahkan dan akhirnya mengkonsumsinya.
Konsep pemasaran berdiri di atas empat pilar: pasar sasaran, kebutuhan pelanggan, pemasaran terpadu, dan kemampuan menghasilkan laba.
Bagan Pemasaran

Artikel 5

5. Konsep Pemasaran Masyarakat
Konsep pemasaran masyarakat menegaskan bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan, keinginan, dan minat dari pasar sasaran dan memberikan kepuasan yang diinginkan secara lebih efektif dan efisien dibanding pesaing dengan tetap memelihara atau meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan konsumen. Konsep ini menegaskan pentinya menghindari konflik yang destruktif di dalam masyarakat.

manajement

Filed under: Uncategorized — mp120203090006 @ 6:03 am

Artikel1

Manajement sumber daya manusia

Manajemen sumber daya manusia, disingkat MSDM, adalah suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal.[1] MSDM didasari pada suatu konsep bahwa setiap karyawan adalah manusia – bukan mesin – dan bukan semata menjadi sumber daya bisnis.[rujukan?] Kajian MSDM menggabungkan beberapa bidang ilmu seperti psikologi, sosiologi, dll.

Unsur MSDM adalah manusia.[2]

Manajemen sumber daya manusia juga menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik.[rujukan?] Manajemen sumber daya manusia melibatkan semua keputusan dan praktek manajemen yang mempengaruhi secara lansung sumber daya manusianya.[3]

Artikel 2

Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen Sumber Daya Manusia diperlukan untuk meningkatkan efektivitas sumber daya manusia dalam organisasi.[rujukan?] Tujuannya adalah memberikan kepada organisasi satuan kerja yang efektif. Untuk mencapai tujuan ini, studi tentang manajemen personalia akan menunjukkan bagaimana seharusnya perusahaan mendapatkan, mengembangkan, menggunakan, mengevaluasi, dan memelihara karyawan dalam jumlah (kuantitas) dan tipe (kualitas) yang tepat.

Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktivitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan.[rujukan?] Bagian atau unit yang biasanya mengurusi sdm adalah departemen sumber daya manusia atau dalam bahasa inggris disebut HRD atau human resource department. Menurut A.F. Stoner manajemen sumber daya manusia adalah suatu prosedur yang berkelanjutan yang bertujuan untuk memasok suatu organisasi atau perusahaan dengan orang-orang yang tepat untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi memerlukannya.[4]
Tujuan-tujuan MSDM terdiri dari empat tujuan, yaitu :[rujukan?]

1. Tujuan Organisasional

Ditujukan untuk dapat mengenali keberadaan manajemen sumber daya manusia (MSDM) dalam memberikan kontribusi pada pencapaian efektivitas organisasi. Walaupun secara formal suatu departemen sumber daya manusia diciptakan untuk dapat membantu para manajer, namun demikian para manajer tetap bertanggung jawab terhadap kinerja karyawan. Departemen sumber daya manusia membantu para manajer dalam menangani hal-hal yang berhubungan dengan sumber daya manusia.

2. Tujuan Fungsional

Ditujukan untuk mempertahankan kontribusi departemen pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Sumber daya manusia menjadi tidak berharga jika manajemen sumber daya manusia memiliki kriteria yang lebih rendah dari tingkat kebutuhan organisasi.

3. Tujuan Sosial

Ditujukan untuk secara etis dan sosial merespon terhadap kebutuhan-kebutuhan dan tantangan-tantangan masyarakat melalui tindakan meminimasi dampak negatif terhadap organisasi. Kegagalan organisasi dalam menggunakan sumber dayanya bagi keuntungan masyarakat dapat menyebabkan hambatan-hambatan.

4. Tujuan Personal

Ditujukan untuk membantu karyawan dalam pencapaian tujuannya, minimal tujuan-tujuan yang dapat mempertinggi kontribusi individual terhadap organisasi. Tujuan personal karyawan harus dipertimbangkan jika parakaryawan harus dipertahankan, dipensiunkan, atau dimotivasi. Jika tujuan personal tidak dipertimbangkan, kinerja dan kepuasan karyawan dapat menurun dan karyawan dapat meninggalkan organisasi.

Artikel3

Perencanaan

Melakukan persiapan dan seleksi tenaga kerja (Preparation and selection)

Persiapan. Dalam proses persiapan dilakukan perencanaan kebutuhan akan sumber daya manusia dengan menentukan berbagai pekerjaan yang mungkin timbul. Yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan perkiraan/forecast akan pekerjaan yang lowong, jumlahnya, waktu, dan lain sebagainya. Ada dua faktor yang perlu diperhatikan dalam melakukan persiapan, yaitu faktor internal seperti jumlah kebutuhan karyawan baru, struktur organisasi, departemen yang ada, dan lain-lain. Faktor eksternal seperti hukum ketenagakerjaan, kondisi pasa tenaga kerja, dan lain sebagainya.[rujuka

Artikel4

Rekrutmen & Seleksi

  1. Rekrutmen tenaga kerja/Recruitment. Rekrutmen adalah suatu proses untuk mencari calon atau kandidat pegawai, karyawan, buruh, manajer, atau tenaga kerja baru untuk memenuhi kebutuhan sdm oraganisasi atau perusahaan. Dalam tahapan ini diperlukan analisis jabatan yang ada untuk membuat deskripsi pekerjaan/job description dan juga spesifikasi pekerjaan/job specification.[rujukan?]
  2. Seleksi tenaga kerja/Selection. Seleksi tenaga kerja adalah suatu proses menemukan tenaga kerja yang tepat dari sekian banyak kandidat atau calon yang ada. Tahap awal yang perlu dilakukan setelah menerima berkas lamaran adalah melihat daftar riwayat hidup/cv/curriculum vittae milik pelamar. Kemudian dari cv pelamar dilakukan penyortiran antara pelamar yang akan dipanggil dengan yang gagal memenuhi standar suatu pekerjaan. Lalu berikutnya adalah memanggil kandidat terpilih untuk dilakukan ujian test tertulis, wawancara kerja/interview dan proses seleksi lainnya.

Artikel5

Pelatihan, Pengembangan & Penilaian Prestasi

  1. Pengembangan dan evaluasi karyawan (Development and evaluation). Tenaga kerja yang bekerja pada organisasi atau perusahaan harus menguasai pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya. Untuk itu diperlukan suatu pembekalan agar tenaga kerja yang ada dapat lebih menguasai dan ahli di bidangnya masing-masing serta meningkatkan kinerja yang ada. Dengan begitu proses pengembangan dan evaluasi karyawan menjadi sangat penting mulai dari karyawan pada tingkat rendah maupun yang tinggi.[rujukan?]
  2. Memberikan kompensasi dan proteksi pada pegawai (Compensation and protection). Kompensasi adalah imbalan atas kontribusi kerja pegawai secara teratur dari organisasi atau perusahaan. Kompensasi yang tepat sangat penting dan disesuaikan dengan kondisi pasar tenaga kerja yang ada pada lingkungan eksternal. Kompensasi yang tidak sesuai dengan kondisi yang ada dapat menyebabkan masalah ketenaga kerjaan di kemudian hari atau pun dapat menimbulkan kerugian pada organisasi atau perusahaan. Proteksi juga perlu diberikan kepada pekerja agar dapat melaksanakan pekerjaannya dengan tenang sehingga kinerja dan kontribusi perkerja tersebut dapat tetap maksimal dari waktu ke waktu. Kompensasi atau imbalan yang diberikan bermacam-macam jenisnya yang telah diterangkan pada artikel lain pada situs organisasi.org ini.[rujukan?]


pancasila

Filed under: Uncategorized — mp120203090006 @ 5:57 am

Artikel 1

Arti pancasila

Posting ini ditujukan bagi kamu yang membutuhkan artikel yang membahas tentang arti pancasila atau Pengertian pancasila. Arti Pancasila berasal dari bahasa sansekerta India (kasta brahmana). sedangkan menurut Muh Yamin, dalam bahasa sansekerta , memiliki dua macam arti secara leksikal yaitu : panca : yang artinya lima, syila : vokal i pendek, yang artinya batu sendi, alas, atau dasar. Syiila vokal i panjang artinya peraturan tingkah laku yang baik atau penting.
kata kata tersebut kemudian dalam bahasa indonesia terutama bahasa jawa diartikan “susila” yang memiliki hubungan dengan moralitas. oleh karena itu secara etimologi kata “pancasila” yang dimaksud adalah istilah “pancasyila” dengan vokal i yang memiliki makna leksikal “berbatu sendi lima” atau secara harfiah “dasar yang memiliki lima unsur”. adapun istilah “pancasyiila” dengan huruf Dewanagari i bermakna “lima aturan tingkah laku yang penting”

Perkataan pancasila mula-mula terdapat dalam perpustakaan Budha India. ajaran budha bersumber pada kitab suci Tri Pitaka dan Vinaya pitaka, yang kesemuanya itu merupakan ajaran moral untuk mencapai surga. ajaran pancasila menurut Budha adalah merupakan lima aturan (larangan) atau five moral principles, yang harus ditaati dan dilaksanakan oleh para penganutnya. adapun isi lengkap larangan itu adalah :
Panatipada veramani sikhapadam samadiyani, artinya “jangan mencabut nyawa makhlum hidup” atau dilarang membunuh.
Dinna dana veramani shikapadam samadiyani, artinya “jangan mengambil barang yang tidak diberikan.” maksudnya dilarang mencuri.
Kameshu micchacara veramani shikapadam samadiyani, artinya jangan berbuat zina.
Musawada veramani shikapadam samadiyani, artinya jangan berkata bohong atau dilarang berdusta.
Sura merayu masjja pamada tikana veramani, artinya janganlah minum-minuman yang memabukkan.

nilai nilai pancasila secara intrinsik bersifat filosofis, dan di dalam kehidupan masyarakat indonesia nilai pancasila secara praktis merupakan filsafat hidup (pandangan hidup). nilai dan fungsi filsafat pancasila telah ada jauh sebelum indonesia merdeka. hal ini dibuktikan dengan sejarah majapahit (1293). pada waktu itu hindu dan budha hidup berdampingan dengan damai dalam satu kerajaan. Empu prapanca menulis “negara kertagama” (1365). dalam kitab tersebut telah terdapat istilah “pancasila”
empu tantular yang mengarang buku “sutasoma” yang di dalamnya memuat seloka yang berbunyi : “Bhineka Tunggal ika tan Hana Dharma Mangrua”, artinya walaupun berbeda namun satu jua adanya, sebab ada tidak agama yang memiliki Tuhan yang berbeda. Hal ini menunjukkan adanya realitas kehidupan agama pada saat itu, yaitu agama Hindu dan Budha. bahkan salah satu kerajaan yang menjadi kekuasaannya yaitu pasai jutru telah memeluk agama islam.
Sumpah palapa yang diucapkan Mahapatih Gadjah mada dalam sidang ratu dan para menteri di pasebahan keprabuan Majapahit pada tahun 1331, yang berisi cita-cita mempersatukan seluruh nusantara raya sebagai berikut : “Saya baru akan berhenti berpuasa makan palapa, jikalau seluruh nusantara bertakhluk di bawah kekuasaan negara, jikalau gurun, seram, tanjungpura, Haru, pahang, Dempo, Bali, Sunda, palembang, tumasik telah dikalahkan”. (Yamin ; 1960:60)
Dalam kehidupan bangsa indonesia diakui bahwa nilai pancasila adalah pandangan hidup (filsafat hidup) yang berkembang dalam sosio-budaya Indonesia. nilai pancasila dianggap sebagai nilai dasar dan puncak (sari-sari) budaya bangsa, karenanya nilai ini diyakini sebagai jiwa dan kepribadian bangsa.
sebagai ajaran filsafat, pancasila mencerminkan nilai dan pandangan mendasar dan hakiki rakyat indonesia dalam hubungannya dengan sumber kesemestaan, yakni Tuhan Yang Maha Esa sebagai asas fundamental dalam kesemestaan yang kemudian juga dijadikan fundamental kenegaraan yaitu negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa. demikian pula asas kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan indonesia dan seterusnya dimana nilai nilai tersebut secara bulat dan utuh mencerminkan asa kekeluargaan, cinta sesama dan cinta keadilan.
berdasarkan asa-asa fundamental ini, maka disarikan pokok-pokok ajaran filsafat pancasila menurut Lapasila IKIP Malang (yang saat ini menjadi Universitas Malang) sebagai berikut :
1. Tuhan Yang Maha Esa
2. Budinurani manusia
3. Kebenaran
4. Kebenaran dan keadilan
5. Kebenaran dan keadilan bagi bangsa Indonesia.

dalam perkembangan selanjutnya pancasila tetap tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang susunan sila-silanya sebagai berikut :
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia

semoga sedikit pengetahuan tentang apa arti pancasila atau pengertian pancasila ini dapat bermanfaat bagi kamu yang membutuhkannya.

sumber : Buku Pendidikan Kewarganegaraan di Perguruan Tinggi, oleh Tim Dosen PKn IKIP PGRI Madiun

Artikel 2

Pancasila sebagai Dasar Negara

Pengertian Pancasila sebagai dasar negara diperoleh dari alinea keempat Pembukaan UUD 1945 dan sebagaimana tertuang dalam Memorandum DPR-GR 9 Juni 1966 yang menandaskan Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa yang telah dimurnikan dan dipadatkan oleh PPKI atas nama rakyat Indonesia menjadi dasar negara Republik Indonesia. Memorandum DPR-GR itu disahkan pula oleh MPRS dengan Ketetapan No.XX/MPRS/1966 jo. Ketetapan MPR No.V/MPR/1973 dan Ketetapan MPR No.IX/MPR/1978 yang menegaskan kedudukan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sumber dari tertib hukum di Indonesia.

Inilah sifat dasar Pancasila yang pertama dan utama, yakni sebagai dasar negara (philosophische grondslaag) Republik Indonesia. Pancasila yang terkandung dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945 tersebut ditetapkan sebagai dasar negara pada tanggal 18 Agustus 1945 oleh PPKI yang dapat dianggap sebagai penjelmaan kehendak seluruh rakyat Indonesia yang merdeka.

Dengan syarat utama sebuah bangsa menurut Ernest Renan: kehendak untuk bersatu (le desir d’etre ensemble) dan memahami Pancasila dari sejarahnya dapat diketahui bahwa Pancasila merupakan sebuah kompromi dan konsensus nasional karena memuat nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh semua golongan dan lapisan masyarakat Indonesia.

Maka Pancasila merupakan intelligent choice karena mengatasi keanekaragaman dalam masyarakat Indonesia dengan tetap toleran terhadap adanya perbedaan. Penetapan Pancasila sebagai dasar negara tak hendak menghapuskan perbedaan (indifferentism), tetapi merangkum semuanya dalam satu semboyan empiris khas Indonesia yang dinyatakan dalam seloka “Bhinneka Tunggal Ika”.

Mengenai hal itu pantaslah diingat pendapat Prof.Dr. Supomo: “Jika kita hendak mendirikan Negara Indonesia yang sesuai dengan keistimewaan sifat dan corak masyarakat Indonesia, maka Negara kita harus berdasar atas aliran pikiran Negara (Staatside) integralistik … Negara tidak mempersatukan diri dengan golongan yang terbesar dalam masyarakat, juga tidak mempersatukan diri dengan golongan yang paling kuat, melainkan mengatasi segala golongan dan segala perorangan, mempersatukan diri dengan segala lapisan rakyatnya …”

Penetapan Pancasila sebagai dasar negara itu memberikan pengertian bahwa negara Indonesia adalah Negara Pancasila. Hal itu mengandung arti bahwa negara harus tunduk kepadanya, membela dan melaksanakannya dalam seluruh perundang-undangan. Mengenai hal itu, Kirdi Dipoyudo (1979:30) menjelaskan: “Negara Pancasila adalah suatu negara yang didirikan, dipertahankan dan dikembangkan dengan tujuan untuk melindungi dan mengembangkan martabat dan hak-hak azasi semua warga bangsa Indonesia (kemanusiaan yang adil dan beradab), agar masing-masing dapat hidup layak sebagai manusia, mengembangkan dirinya dan mewujudkan kesejahteraannya lahir batin selengkap mungkin, memajukan kesejahteraan umum, yaitu kesejahteraan lahir batin seluruh rakyat, dan mencerdaskan kehidupan bangsa (keadilan sosial).”

Pandangan tersebut melukiskan Pancasila secara integral (utuh dan menyeluruh) sehingga merupakan penopang yang kokoh terhadap negara yang didirikan di atasnya, dipertahankan dan dikembangkan dengan tujuan untuk melindungi dan mengembangkan martabat dan hak-hak azasi semua warga bangsa Indonesia. Perlindungan dan pengembangan martabat kemanusiaan itu merupakan kewajiban negara, yakni dengan memandang manusia qua talis, manusia adalah manusia sesuai dengan principium identatis-nya.

Pancasila seperti yang tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 dan ditegaskan keseragaman sistematikanya melalui Instruksi Presiden No.12 Tahun 1968 itu tersusun secara hirarkis-piramidal. Setiap sila (dasar/ azas) memiliki hubungan yang saling mengikat dan menjiwai satu sama lain sedemikian rupa hingga tidak dapat dipisah-pisahkan. Melanggar satu sila dan mencari pembenarannya pada sila lainnya adalah tindakan sia-sia. Oleh karena itu, Pancasila pun harus dipandang sebagai satu kesatuan yang bulat dan utuh, yang tidak dapat dipisah-pisahkan. Usaha memisahkan sila-sila dalam kesatuan yang utuh dan bulat dari Pancasila akan menyebabkan Pancasila kehilangan esensinya sebagai dasar negara.

Sebagai alasan mengapa Pancasila harus dipandang sebagai satu kesatuan yang bulat dan utuh ialah karena setiap sila dalam Pancasila tidak dapat diantitesiskan satu sama lain. Secara tepat dalam Seminar Pancasila tahun 1959, Prof. Notonagoro melukiskan sifat hirarkis-piramidal Pancasila dengan menempatkan sila “Ketuhanan Yang Mahaesa” sebagai basis bentuk piramid Pancasila. Dengan demikian keempat sila yang lain haruslah dijiwai oleh sila “Ketuhanan Yang Mahaesa”. Secara tegas, Dr. Hamka mengatakan: “Tiap-tiap orang beragama atau percaya pada Tuhan Yang Maha Esa, Pancasila bukanlah sesuatu yang perlu dibicarakan lagi, karena sila yang 4 dari Pancasila sebenarnya hanyalah akibat saja dari sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa.”

Dengan demikian dapatlah disimpulkan bahwa Pancasila sebagai dasar negara sesungguhnya berisi:

  1. Ketuhanan yang mahaesa, yang ber-Kemanusiaan yang adil dan beradab, yang ber-Persatuan Indonesia, yang ber-Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, serta ber-Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab, yang ber-Ketuhanan yang mahaesa, yang ber-Persatuan Indonesia, yang ber-Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, dan ber-Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
  3. Persatuan Indonesia, yang ber-Ketuhanan yang mahaesa, yang ber-Kemanusiaan yang adil dan beradab, ber-Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, dan ber-Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan, yang ber-Ketuhanan yang mahaesa, yang ber-Kemanusiaan yang adil dan beradab, yang ber-Persatuan Indonesia, dan ber-Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, yang ber-Ketuhanan yang mahaesa, yang ber-Kemanusiaan yang adil dan beradab, yang ber-Persatuan Indonesia, dan ber-Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan.

Artikel 3

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL DAN SUMBER NILAI DALAM PRAKSIS SOSIAL DAN KEBANGSAAN
Palar Batubara



Gemuruh dan gempita 100 tahun Peringatan KebangkitanNasional tentunya telah menggelorakan kembali Semangat Kebangsaan kita semua.  Momentum ini memberikan spirit bagi kitauntuk meyakini bahwa bangsa kita dapat mengatasi berbagai persoalan yangmelanda, melampaui tubir jurang krisis yang kian menganga, keluar dari dasarkebangkrutan sebagai sebuah bangsa dan menuju kebangkitan nasional yang lebihnyata.  Di tengah haru-biru tersebut, padahari ini, tepatnya enampuluh tiga tahun yang lalu berlangsung peristiwabersejarah yang penting dan menjadi landasan bagi penyelenggaraan kehidupanberbangsa dan bernegara.  Pada tanggal 1Juni 1945 para founding fathers berkumpul dalam forum persidangan BPUPKI untukmerumuskan dasar negara bagi Indonesia Merdeka yang akan segera dicapai.  Hal yang sungguh luar biasa pada momentum ituadalah sikap negarawan dan visi ke depan yang universal dari para pemimpinpolitik kita jauh melampaui masanya. Wujud nyata dari keberhasilan itu adalah dirumuskannya prinsip–prinsip ber-negaradan ber-bangsa, yang digali dari Nilai-nilai Luhur Bangsa Indonesia, danterciptanya harmoni atas perbedaan pandangan ditengah Keragaman Budaya danLatar Belakang Pemikiran demi tercapainya Indonesia Merdeka yang merekacita-citakan dan perjuangkan bersama.  Rumusanhasil sidang BPUPKI pada tanggal 1 Juni 1945 berupa konsensus sosial inilah yangkemudian kita kenal dengan Pancasila.  Pancasilaterlahir sebagai kristalisasi perjalanan sejarah dan komitmen kebangsaansegenap pemimpin politik pada waktu itu, dan sekaligus menjadi cita–citakolektif tentang terselenggaranya tata kehidupan masyarakat baru yang lebihberadab, adil makmur, dan sejahtera materil maupun spirituil dalam wadah negarabangsa yang berdaulat sepenuhnya.  Yaitu Indonesiayang Bhineka Tunggal Ika, negara dan bangsa yang hidup pada Taman Sari-nyabangsa-bangsa untuk bersama-sama menyelenggarakan Perdamaian Dunia.  Maka memperingati Hari Lahirnya Pancasila 1Juni 1945, hal yang penting dan perlu digarisbawahi dengan tegas, dalammengkaji dan memperbincangkannya, adalah keterbukaan terhadap konteks waktu dansemangat jaman, aspirasi generasinya dengan berbagai perspektif sudut pandangmereka, untuk kemudian menjadi perspektif baru yang ditarik dari realitashistoris Indonesia dan Pancasila, dengan realitas kekiniannya.  Perspektif baru ini menjadi pijakan utama dalammenempatkan diri (re-posisi), guna penataan dan pengelolaan negara dan bangsa agarberada pada ruang dan waktu yang tepat, utamanya untuk melesatkan generasi mudakita ke masa depan yang lebih gilang-gemilang.

Memperingati hari lahir Pancasila 1 Juni 1945, adalahmemperbincangkan ideologi nasional Bangsa Indonesia yang tentu saja akan dikajiberdasarkan konteks waktu, generasi dan semangat jaman, maupun perspektif sudutpandangnya, dan diharapkan dapat menjadi wacana yang lebih komprehensif sertabermuara pada kegiatan dan tindakan yang nyata, sehingga tidak terjebak dalamromantisisme, abstraksi dan angan-angan pemikiran belaka.  Pancasila tidak bergerak pada proseskonseptualisasi yang semakin mantap, tetapi mempunyai peran dalam kegiatan empiriksebagai visi, orientasi dan perangkat kritik dalam kehidupan praktis berbangsadan bernegara.  Pembudayaan Pancasilasebagai ideologi modern harus berjalan selaras dengan proses pembangunan bangsadalam berbagai aspeknya tanpa terjebak dalam praktik dogmatisme dandeterminisme, serta indoktrinasi.  Indonesiadan Pancasila adalah realitas historis dari hasil perjuangan rakyat yangmelepaskan diri dari penjajahan dan penindasan, untuk hidup sebagai bangsa yanglebih bermartabat dan lebih sejahtera. Pancasila sebagai ideologi bangsa mempunyai makna fungsional sebagaipenopang solidaritas nasional dan sekaligus sebagai sumber inspirasipembangunan untuk mewujudkan keadilan sosial yang merata bagi seluruh rakyatIndonesia.  Pancasila oleh para foundingfathers dimaksudkan sebagai staat fundamental norm sekaligus philosophiegrondslag.  Makna dari hal ini adalahditempatkannya Pancasila sebagai sistem nilai yang menjadi landasan bagipenyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara, serta filosofi hidup bagi setiapwarga negara.  Pancasila dengan demikianmemiliki makna emansipatif karena ada orientasi berupa tindakan praktis dalamsetiap denyut kehidupan di Indonesia. Pancasila menjadi jiwa yang tertanam dalam setiap sanubari seluruh elemenbangsa untuk menyusun Indonesia,kini dan esok. Dalam pengalamankehidupan kebangsaan kita, Pancasila yang telah berusia 63 tahun lamanya, telahmelampaui ruang dan waktu berdialektika dengan dinamika jaman.  Sepanjang waktu itu, Pancasila telah menjadilandasan bagi penyelenggaraan negara dengan berbagai dinamikanya.  Sejarah lahirnya Pancasila memberikanpesan kepada kita bahwa Pancasila merupakan manifestasi dari keluhuran budi dansemangat kolektifitas dari bangsa Indonesia yang oleh para founding fathers dirumuskanmenjadi suatu tata nilai bagi kehidupan kebangsaan yang lebih untuk Indonesia yangmerdeka.  Pancasila menjadi produkhistoris dari konsensus sosial segenap kekuatan sosial politik yang membentukIndonesia modern tersebut, sekaligus dijadikan pengalaman empiris dalammenciptakan harmoni di antara perbedaan kepentingan dari keragaman orientasi.

Nilai-nilai Pancasila pada praktik pengejawantahannya kemudiansangatlah dipengaruhi oleh struktur kepentingan kekuasaan politik yang tengahberlangsung.  Pengalaman sejarah politik bangsakita memperlihatkan hal tersebut.  Pancasilapernah berada pada masa dijadikan suatu instrumen politik untuk mengakhirifragmentasi dan kekacaubalauan politik eksperimen demokrasi liberal dalamsistem politik parlementer yang bertentangan dengan Pancasila yang berlandaskannilai-nilai ke-Indonesiaan.  Dengandemikian, keluarnya dekrit Presiden 1 Juli 1959 dapat dimaknai sebagai suatuupaya politik untuk mengembalikan prinsip permusyawaratan yang merupakan nilaiprinsipal dalam Pancasila dan UUD 1945. Dalam perjalanan sejarah selanjutnya, Pancasila harus berdialektikadengan interpretasi yang dilakukan oleh kekuasaan Orde Baru. Komitmen untukmelaksanakan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen pada realitasnyakemudian justru menjadi jargon dan idiom politik politik belaka.  Kita menyaksikan realitas adanya keretakanantara sistem nilai ideal dengan pengalaman praktis.  Pancasila bermetamorfosa sebagai ideologicalstate apparatus dalam bentuk doktrin resmi berupa butir–butir P4 yangdioperasionalisasikan oleh represif state apparatur dalam forum–forum resmipenataran, litsus negara dengan berbagai aparatusnya.  Tingkat pemahaman terhadap butir–butir P4kemudian menjadi ukuran bagi sesuatu yang oleh negara dianggap sebagai kadarkomitmen terhadap Pancasila.  Persoalanmuncul bukan pada nilai–nilai ideal yang terkandung dalam P4, namun terletakpada kesenjangan antara nilai–nilai ideal dalam penjabaran Pancasila denganpraktek kenegaraan.  Tak hanya itu,Pancasila pun digunakan sebagai instrumen untuk melakukan penataan politik yangmuaranya adalah menjaga legitimasi dan stabilitas kekuasaan rezim yangberlangsung.  Atas nama Pancasila,penguasa secara sewenang–wenang melakukan tindakan represi terhadap masyarakatkritis yang dianggap potensial menjadi ancaman bagi kekuasaan.  Dua realitas penyelewengan terhadapnilai-nilai Pancasila, yang pertama: adalah bentuk dari praktik kemalasan bangsauntuk senantiasa mengaktualisasi dan merevitalisasi nilai-nilai luhur jadi-diribangsa, sebagai elaborasi Pancasila terhadap konteks aspirasi jaman dan dangenerasi.  Sehingga menjadikan kita tidakpercaya diri dan gamang.  Mengadopsisebuah nilai dengan menirunya mentah-mentah. Bila tanah (baca: ruang) yang mau dipijak saja tidak tahu, langit (baca:jaman) mana yang akan dijunjung.  Kedua: terutamapada praktik penyerderhanaan, yang melahirkan penyeragaman dan orientasi kepadamateri yang bersifat fisik belaka. Proses sebagai nilai penentuan hasil cenderung dibaikan, tak pelak lebihmudah menerima hal yang instan dan cepat saji. Rakyat dan realitasnya diabaikan perannya sebagai unsur emansipatorisbersama pemerintah dan negara, untuk menggunakan Pancasila dalam menilai pembangunanbangsa dan negara.  Pada prinsipnya keduapraktik penyimpangan, adalah praktik korupsi, terutama terhadap nilai, yangkini telah melahirkan ketidakadilan, diskriminasi, dan cenderung menggunakan kekerasandaripada berdialog dan bertoleransi karena pluralitas masyakat dan budayanya.

Indonesia,kini memasuki babak lanjut dari perjalanan sejarahnya, masuk pada tatamasyarakat global yang makin integratif. Berjuta peluang dan tantangan adadidepan kita.  Perkembangan tehnologi daninformasi memungkinkan kita untuk mengembangkan diri dan memajukan peradabankita.  Namun demikian, ketidaksiapan kitadapat juga menimbulkan permasalahan dalam pergaulan global.  Dalam konteks ini kita merasakan bahwa dampakglobalisasi yakni liberalisasi ekonomi dengan praktik korporasi yang tamak,yang pernah dialami oleh bangsa kita hampir genap empat abad lamanya.  Mulai era imperialisme kolonial Belandadengan Perseroan Terbatas yang bernama VOC menancapkan kuku kekuasaanya dikerajaan–kerajaan Nusantara.  Kemudian hinggaberlangsung pada derajat yang lebih intens ketika pada pemerintahan yang meriliskebijakan politik dan ekonomi pintu terbuka terhadap kepentingan modalasing.  Dikeluarkannya UU Penanaman ModalAsing tahun 1967, membawa Indonesia dalam tata ekonomi yang dikonstruksi olehpaham kapitalisme-liberalisme secara lebih dalam.  Pancasila dilupakan sebagai dasar filosofi kehidupanberbangsa dan bernegara, yang dapat menjadi dasar penataan, politik, ekonomidan negara.  Liberalisasi tahap lanjut saatini, berjalan paralel dengan arus gerakan demokratisasi yang diusung olehgelombang reformasi, implikasinya adalah semakin terbukanya ruang untukmengekspresikan kebebasan yang cenderung menjadi anarkhi.  Liberalisasi melanda seluruh sektor danbidang kehidupan tanpa terkecuali dan menyeret Indonesia dalam tata duniaglobal tanpa reserve.  Liberalisasi inidi satu sisi memberikan inspirasi akan tata masyarakat bebas, keluar daripraktik penindasan dan penjajahan, dari rezim yang hegemonik dan represif.  Kebebasan ini diyakini dapat memberikankesempatan untuk menata kehidupan lebih baik sebagaimana menjadi cita–cita foundingfathers.  Namun demikian, yang perludikritisi adalah muatan kepentingan neoliberal yang menyelusup dalam kebebasan inisarat dengan sejumlah kontradiksi yang tidak sesuai dengan Indonesia Merdekayang kita cita-citakan.  Saat ini parapemimpin negara kita, seolah kehilangan daya untuk bernegoisasi dengankepentingan–kepentingan global maupun kepentingan kelompok yang kerap bertentangandengan kepentingan nasional.  Hal inimembuat masyarakat bangsa kita mengalami kemunduran kebelakang jauh seperti yangdicita-citakan Pancasila, dan terjebak dalam berbagai problematika kebangsaanyang semakin carut-marut, kompleks, dan akut. Dalam alam yang lebih bebas kini, negara tidak lagi mempunyai kemampuanmonopolistik untuk menafsirkan Pancasila. Kini ada ruang yang sama terbuka bagi siapapun untuk menginterpretasikanPancasila dalam suasana demokratis.  ImplementasiPancasila tidak pada sekedar abtraksi teoritis, tetapi semakin emansipatifberupa tindakan–tindakan praktis dalam berbagai bidang kehidupan.  Pancasila tidak hanya sumber etik sosial,tetapi juga sebagai instrumen politik bagi masyarakat untuk melihat kinerjastruktur kekuasaan yang sedang berlangsung dan melawan semua bentuk ketidakadilansosial, diskriminasi, kekerasan dan segala manifestasinya.  Logika yang memposisikan Pancasila adalahalat kekuasaan harus dibalik dengan menyertakan nilai–nilai yang tumbuhberkembang dalam masyarakat secara demokratis, dan kacamata untuk melihat dan memastikankekuasaan telah bekerja sesuai dengan mandat rakyat.  Pancasila sebagai ideologi nasional,merupakan konsensus sosial yang bersifat final. Konsekuensi dari hal ini adalah penerimaan terhadap Pancasila secarademokratis tanpa wacana dan upaya – upaya menyangsikan keberadaanyanya.  Para pemimpin elit politik yang ada padasupra dan infra struktur politik memikul tanggung jawab besar untukmengintegrasikan Pancasila dalam semua dimensi kehidupan dan menjawab seluruhpersoalan yang terjadi dan dirasakan bangsa kita saat ini.  Oleh karenanya elit politik harus beranimemutar haluan kembali -Cikar Kanan-Vaya Condios-, kembali pada Pancasilasebagai pedoman dalam perilaku politik secara nyata dengan berpijak teguh pada padatiga hal: Pertama, karena kita adalah negara merdeka, tentunya harus menunjukanmemiliki kedaulatan.  Kedaulatan yangtidak dinilai karena formalitas batas geografis dan pengakuan politik darinegara lain.  Namun yang terpenting,memberikan peneguhan rakyat kita sendiri, dengan cepat dan berani bersikap,tegas dan jelas, pada pengambilan keputusan yang menyangkut rakyat dannegara.  Kegamangan dan keragu-raguan,sama saja menyemai sikap oposisi yang selanjutnya anarkis yang masif gunapemenuhan keputusan dan kebijakan yang berkaitan dengan rakyat dan negara.  Kedua, di bidang ekonomi yang seharusnyauntuk mencapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, pengelolaansektor yang menjadi sumber daya ekonomi bangsa diprioritaskan bertumpu padapotensi bangsa sendiri dan untuk kepentingan rakyat banyak.  Proses menghadirkan kemampuan berdiri, tidak disederhanakandengan tindakan nasionalisasi aset. Karena hidup dalam perkembangan dunia yang kian mengglobal, menjadilebih mudah bila pilihannya pada semakin meningkatkan kemampuan dan keunggulandaya saing bangsa.  Kemampuan dankeunggulan daya saing pada sumber daya manusia, baik pada produksi, konsumsidan komunikasi.  Ketiga, kekayaan akanragam budaya dan nilai-nilai luhurnya adalah modal bagi kepribadian bangsaIndonesia.  Modal dasar ini harus semakindikembangkan untuk pemenuhan dan peningkatkan peran kontributifnya padapengembangan peradaban dunia secara universal. Hal inilah kenapa Bung Karno, salah satu pendiri negara dan bangsaIndonesia, menuliskannya kepada kita dengan: ….nasionalisme kita, adalahnasionalisme yang hidup pada taman sari internasionalisme… Pancasila harusdiintegrasikan dalam perilaku sosial maupun politik dan sebagai alat pemersatubangsa disemua dimensi kehidupan.  Perubahanakan dapat terjadi jika para pemimpin politik kita dapat memberikan tauladankepada seluruh masyarakat akan pelaksanaan Pancasila secara murni dankonsekuen.  Bentuk nyata dari keteladanandan konsistensi pelaksanaan Pancasila ini dapat dimulai dengan diakhirinyakebijakan–kebijakan yang tidak berpihak kepada kepentingan rakyat, praktikkejahatan korupsi, ego kepentingan yang bersifat sektoral, pengutamaanpermusyawaratan sebagai mekanisme politik dalam menyelesaikan seluruh persoalanbangsa dan menolak seluruh kepentingan asing yang bertentangan dengankepentingan nasional.  Diakhir pidato iniingin kami tegaskan lagi, Pancasila merupakan ideologi nasional yang bersifatfinal.  Kami akan secara sungguh –sungguh mengambil posisi untuk menjaga Pancasila sebagai ideologi nasional danmelawan setiap upaya yang bertentangan dan subversif terhadap Pancasila.  Demikian kami akhiri pidato ini.  Semoga kiranya Tuhan Yang Maha Kuasasenantiasa memberkati perjuangan kita semua.

Artikal 4

PANCASILA SEBAGAI SUMBER NILAI

A. PENGERTIAN NILAI

Nilai adalah sesuatu yang berharga, bermutu, menunjukkan kualitas, dan berguna
bagi manusia. Sesuatu itu bernilai berarti sesuatu itu berharga atau berguna
bagi kehidupan manusia.

Adanya dua macam nilai tersebut sejalan dengan penegasan pancasila sebagai
ideologi terbuka. Perumusan pancasila sebagai dalam pembukaan UUD 1945. Alinea 4
dinyatakan sebagai nilai dasar dan penjabarannya sebagai nilai instrumental.
Nilai dasar tidak berubah dan tidak boleh diubah lagi. Betapapun pentingnya
nilai dasar yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 itu, sifatnya belum
operasional. Artinya kita belum dapat menjabarkannya secara langsung dalam
kehidupan sehari-hari. Penjelasan UUD 1945 sendiri menunjuk adanya undang-undang
sebagai pelaksanaan hukum dasar tertulis itu. Nilai-nilai dasar yang terkandung
dalam pembukaan UUD 1945 itu memerlukan penjabaran lebih lanjut. Penjabaran itu
sebagai arahan untuk kehidupan nyata. Penjabaran itu kemudian dinamakan Nilai
Instrumental.

Nilai Instrumental harus tetap mengacu kepada nilai-nilai dasar yang
dijabarkannya Penjabaran itu bisa dilakukan secara kreatif dan dinamis dalam
bentuk-bentuk baru untuk mewujudkan semangat yang sama dan dalam batas-batas
yang dimungkinkan oleh nilai dasar itu. Penjabaran itu jelas tidak boleh
bertentangan dengan nilai-nilai dasarnya.

B. CIRI-CIRI NILAI

Sifat-sifat nilai menurut Bambang Daroeso (1986) adalah Sebagai berikut.

a. Nilai itu suatu realitas abstrak dan ada dalam kehidupan manusia. Nilai yang
bersifat abstrak tidak dapat diindra. Hal yang dapat diamati hanyalah objek yang
bernilai itu. Misalnya, orang yang memiliki kejujuran. Kejujuran adalah nilai,
tetapi kita tidak bisa mengindra kejujuran itu. Yang dapat kita indra adalah
kejujuran itu.

b. Nilai memiliki sifat normatif, artinya nilai mengandung harapan, cita-cita,
dan suatu keharusan sehingga nilai nemiliki sifat ideal (das sollen). Nilai
diwujudkan dalam bentuk norma sebagai landasan manusia dalam bertindak.
Misalnya, nilai keadilan. Semua orang berharap dan mendapatkan dan berperilaku
yang mencerminkan nilai keadilan.

c. Nilai berfungsi sebagai daya dorong/motivator dan manusia adalah pendukung
nilai. Manusia bertindak berdasar dan didorong oleh nilai yang diyakininya.
Misalnya, nilai ketakwaan. Adanya nilai ini menjadikan semua orang terdorong
untuk bisa mencapai derajat ketakwaan.

C. MACAM-MACAM NILAI

Dalam filsafat, nilai dibedakan dalam tiga macam, yaitu

a. Nilai logika adalah nilai benar salah

b. Nilai estetika adalah nilai indah tidak indah (jelek)

c. Nilai etika/moral adalah nilai baik buruk.

Berdasarkan klasifikasi di atas, kita dapat memberikan contoh dalam kehidupan.
Jika seorang siswa dapat menjawab suatu pertanyaan, ia benar secara logika.
Apabila ia keliru dalam menjawab, kita katakan salah. Kita tidak bisa mengatakan
siswa itu buruk karena jawabanya salah. Buruk adalah nilai moral sehingga bukan
pada tempatnya kita mengatakan demikian.

Contoh nilai estetika adalah apabila kita melihat suatu pemandangan, menonton
sebuah pentas pertunjukan, atau merasakan makanan, nilai estetika bersifat
subjektif pada diri yang bersangkutan. Seseorang akan merasa senang dengan
melihat sebuah lukisan yang menurutnya sangat indah, tetapi orang lain mungkin
tidak suka dengan lukisan itu. Kita tidak bisa memaksakan bahwa luikisan itu
indah.

Nilai moral adalah suatu bagian dari nilai, yaitu nilai yang menangani kelakuan
baik atau buruk dari manusia.moral selalu berhubungan dengan nilai, tetapi tidak
semua nilai adalah nilai moral. Moral berhubungan dengan kelakuan atau tindakan
manusia. Nilai moral inilah yang lebih terkait dengan tingkah laku kehidupan
kita sehari-hari.

Notonegoro dalam kaelan (2000) menyebutkan adanya 3 macam nilai. Ketiga nilai
itu adalah sebagai berikut.

a. Nilai material, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi kehidupan jasmani
manusia atau kebutuhan ragawi manusia.

b. Nilai vital, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat
mengadakan kegiatan atau aktivitas.

c. Nilai kerohanian, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia.
Nilai kerohanian meliputi

1) Nilai kebenaran yang bersumber pada akal (rasio, budi, cipta) manusia.

2) Nilai keindahan atau nilai estetis yang bersumber pada unsur perasaan
(emotion) manusia.

3) Nilai kebaikan atau nilai moral yang bersumber pada unsur kehendak (karsa,
Will) manusia.

Nilai religius yang merupakan nilai keohanian tertinggi dan mutlak serta
bersumber pada kepercayaan atau keyakinan manusia.

Artikel5

PANCASILA SEBAGAI SUMBER NILAI

Diterimanya pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional membawa
konsekuensi logis bahwa nilai-nilai pancasila dijadikan landasan pokok, landasan
fundamental bagi penyelenggaraan negara Indonesia. Pancasila berisi lima sila
yang pada hakikatnya berisi lima nilai dasar yang fundamental. Nilai-nilai dasar
dari pancasila tersebut adalah nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, Nilai Kemanusiaan
Yang Adil dan Beradab, nilai Persatuan Indonesia, nilai Kerakyatan yang dipimpin
oleh hikmat kebijaksanaan dalan permusyawaratan/perwakilan, dan nilai Keadilan
sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Dengan pernyataan secara singkat bahwa
nilai dasar Pancasila adalah nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai
persatuan, nilai kerakyatan, dan nilai keadilan.

1. Makna Nilai dalam Pancasila

a. Nilai Ketuhanan

Nilai ketuhanan Yang Maha Esa Mengandung arti adanya pengakuan dan keyakinan
bangsa terhadap adanya Tuhan sebagai pancipta alam semesta. Dengan nilai ini
menyatakan bangsa indonesia merupakan bangsa yang religius bukan bangsa yang
ateis. Nilai ketuhanan juga memilik arti adanya pengakuan akan kebebasan untuk
memeluk agama, menghormati kemerdekaan beragama, tidak ada paksaan serta tidak
berlaku diskriminatif antarumat beragama.

b. Nilai Kemanusiaan

Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab mengandung arti kesadaran sikap dan
perilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama atas dasar tuntutan
hati nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya.

c. Nilai Persatuan

Nilai persatuan indonesia mengandung makna usaha ke arah bersatu dalam kebulatan
rakyat untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Persatuan Indonesia sekaligus mengakui dan menghargai sepenuhnya terhadap
keanekaragaman yang dimiliki bangsa indonesia..

d. Nilai Kerakyatan

Nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan/perwakilan mengandung makna suatu pemerintahan dari rakyat, oleh
rakyat, dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga-lembaga
perwakilan.

e. Nilai Keadilan

Nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia mengandung makna sebagai
dasar sekaligus tujuan, yaitu tercapainya masyarakat Indonesia Yang Adil dan
Makmur secara lahiriah atauun batiniah.

Nilai-nilai dasar itu sifatnya abstrak dan normatif. Karena sifatnya abstrak dan
normatif, isinya belum dapat dioperasionalkan. Agar dapat bersifat operasional
dan eksplisit, perlu dijabarkan ke dalam nilai instrumental. Contoh nilai
instrumental tersebut adalah UUD 1945 dan peraturan perundang-undangan lainnya.
Sebagai nilai dasar, nilai-nilai tersebut menjadi sumber nilai. Artinya, dengan
bersumber pada kelima nilai dasar diatas dapat dibuat dan dijabarkan nilai-nilai
instrumental penyelenggaraan negara Indonesia.

2. Nilai Pancasila menjadi Sumber Norma Hukum

Upaya mewujudkan Pancasila sebagai sumber nilai adalah dijadikannya nilai nilai
dasar menjadi sumber bagi penyusunan norma hukum di Indonesia. Operasionalisasi
dari nilai dasar pancasila itu adalah dijadikannya pancasila sebagai norma dasar
bagi penyusunan norma hukum di Indonesia. Negara Indonesia memiliki hukum
nasional yang merupakan satu kesatuan sistem hukum. Sistem hukum Indonesia itu
bersumber dan berdasar pada pancasila sebagai norma dasar bernegara. Pancasila
berkedudukan sebagai grundnorm (norma dasar) atau staatfundamentalnorm (norma
fondamental negara) dalam jenjang norma hukum di Indonesia.

Nilai-nilai pancasila selanjutnya dijabarkan dalam berbagai peraturan
perundangam yang ada. Perundang-undangan, ketetapan, keputusan, kebijaksanaan
pemerintah, program-program pembangunan, dan peraturan-peraturan lain pada
hakikatnya merupakan nilai instrumental sebagai penjabaran dari nilai-nilai
dasar pancasila.

Sistem hukum di Indonesia membentuk tata urutan peraturan perundang-undangan.
Tata urutan peraturan perundang-undangan sebagaimana diatur dalam ketetapan MPR
No. III/MPR/2000 tentang sumber hukum dan tata urutan perundang-undangan sebagai
berikut.

a. Undang-Undang Dasar 1945

b. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia

c. Undang-undang

d. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu)

e. Peraturan Pemerintah

f. Keputusan Presiden

g. Peraturan Daerah

Dalam Undang-Undang No. 10 Tahun 2004 tentang pembentukan Peraturan
perundang-undangan juga menyebutkan adanya jenis dan hierarki peraturan
perundang-undangan sebagai berikut:

a. UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

b. Undang-undang/peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perpu)

c. Peraturan pemerintah

d. Peraturan presiden

e. Peraturan daerah.

Pasal 2 Undang-undang No. 10 Tahun 2004 menyatakan bahwa Pancasila merupakan
sumber dari segala sumber hukum negara. Hal ini sesuai dengan kedudukannya
sebagai dasar (filosofis) negara sebagaimana tertuang dalam pembukaan UUD 1945
Alinea IV.

3. Nilai Pancasila menjadi Sumber Norma Etik

Upaya lain dalam mewujudkan pancasila sebagai sumber nilai adalah dengan
menjadikan nilai dasar Pancasila sebagai sumber pembentukan norma etik (norma
moral) dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai
pancasila adalah nilai moral. Oleh karena itu, nilai pancasila juga dapat
diwujudkan kedalam norma-norma moral (etik). Norma-norma etik tersebut
selanjutnya dapat digunakan sebagai pedoman atau acuan dalam bersikap dan
bertingkah laku dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bangsa indonesia saat ini sudah berhasil merumuskan norma-norma etik sebagai
pedoman dalam bersikap dan bertingkah laku. Norma-norma etik tersebut bersumber
pada pancasila sebagai nilai budaya bangsa. Rumusan norma etik tersebut
tercantum dalam ketetapan MPR No. VI/MPR/2001 tentang Etika Kehidupan Berbangsa,
Bernegara, dan Bermasyarakat.

Ketetapan MPR No. VI/MPR/2001 tentang etika Kehidupan Berbangsa, bernegara, dan
bermasyarakat merupakan penjabaran nilai-nilai pancasila sebagai pedoman dalam
berpikir, bersikap, dan bertingkah laku yang merupakan cerminan dari nilai-nilai
keagamaan dan kebudayaan yang sudah mengakar dalam kehidupan bermasyarakat

a. Etika Sosial dan Budaya

Etika ini bertolak dari rasa kemanusiaan yang mendalam dengan menampilkan
kembali sikap jujur, saling peduli, saling memahami, saling menghargai, saling
mencintai, dan tolong menolong di antara sesama manusia dan anak bangsa. Senafas
dengan itu juga menghidupkan kembali budaya malu, yakni malu berbuat kesalahan
dan semua yang bertentangan dengan moral agama dan nilai-nilai luhur budaya
bangsa. Untuk itu, perlu dihidupkan kembali budaya keteladanan yang harus
dimulai dan diperlihatkan contohnya oleh para pemimpin pada setiap tingkat dan
lapisan masyarakat.

b. Etika Pemerintahan dan Politik

Etika ini dimaksudkan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, efisien, dan
efektif; menumbuhkan suasana politik yang demokratis yang bercirikan
keterbukaan, rasa tanggung jawab, tanggap akan aspirasi rakyat; menghargai
perbedaan; jujur dalam persaingan; ketersediaan untuk menerima pendapat yang
lebih benar walau datang dari orang per orang ataupun kelompok orang; serta
menjunjung tinggi hak asasi manusia. Etika pemerintahan mengamanatkan agar para
pejabat memiliki rasa kepedulian tinggi dalam memberikan pelayanan kepada
publik, siap mundur apabila dirinya merasa telah melanggar kaidah dan sistem
nilai ataupun dianggap tidak mampu memenuhi amanah masyarakat, bangsa, dan
negara.

c. Etika Ekonomi dan Bisnis

Etika ekonomi dan bisnis dimaksudkan agar prinsip dan perilaku ekonomi, baik
oleh pribadi, institusi maupun pengambil keputusan dalam bidang ekonomi, dapat
melahirkan kiondisi dan realitas ekonomi yang bercirikan persaingan yang jujur,
berkeadilan, mendorong berkembangnya etos kerja ekonomi, daya tahan ekonomi dan
kemampuan bersaing, serta terciptanya suasana kondusif untuk pemberdayaan
ekonomi rakyat melalui usaha-usaha bersama secara berkesinambungan. Hal itu
bertujuan menghindarkan terjadinya praktik-praktik monopoli, oligopoli,
kebijakan ekonomi yang bernuansa KKN ataupun rasial yang berdampak negatif
terhadap efisiensi, persaingan sehat, dan keadilan; serta menghindarkan perilaku
menghalalkan segala cara dalam memperoleh keuntungan.

d. Etika Penegakan Hukum yang Berkeadilan

Etika penegakan hukum dan berkeadilan dimaksudkan untuk menumbuhkan keasadaran
bahwa tertib sosial, ketenangan, dan keteraturan hidup bersama hanya dapat
diwujudkan dengan ketaatan terhadap hukum dan seluruh peraturan yang ada.
Keseluruhan aturan hukum yang menjamin tegaknya supremasi hukum sejalan dengan
menuju kepada pemenuha rasa keadilan yang hidup dan berkembang di dalam
masyarakat.

e. Etika Keilmuan dan Disiplin Kehidupan

Etika keilmuan diwujudkan dengan menjunjung tingghi nilai-nilai ilmu pengetahuan
dan teknologi agar mampu berpikir rasional, kritis, logis dan objektif. Etika
ini etika ini ditampilkan secara pribadi dan ataupun kolektif dalam perilaku
gemar membaca, belajar, meneliti, menulis, membahas, dan kreatif dalam
menciptakan karya-karya baru, serta secara bersama-sama menciptakan iklim
kondusif bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Dengan adanya etika maka nilai-nilai pancasila yang tercermin dalamnorma-norma
etik kehidupan berbangsa dan bernegara dapat kita amalkan. Untuk berhasilnya
perilaku bersandarkan pada norma-norm aetik kehidupan berbangsa dan bernegara,
ada beberapa hal yang perlu dilakukan sebagai berikut.

a. Proses penanaman dan pembudayaan etika tersebut hendaknya menggunakan bahasa
agama dan bahasa budaya sehingga menyentuh hati nurani dan mengundang simpati
dan dukungan seluruh masyarakat. Apabila sanksi moral tidak lagi efektif,
langkah-langkah penegakan hukum harus dilakukan secara tegas dan konsisten.

b. Proses penanaman dan pembudayaan etika dilakukan melalui pendekatan
komunikatif, dialogis, dan persuasif, tidak melalui pendekatan cara
indoktrinasi.

c. Pelaksanaan gerakan nasional etika berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat
secara sinergik dan berkesinambungan yang melibatkan seluruh potensi bangsa,
pemerintah ataupun masyarakat.

d. Perlu dikembangkan etika-etika profesi, seperti etika profesi hukum, profesi
kedokteran, profesi ekonomi, dan profesi politik yang dilandasi oleh pokok-pokok
etika ini yang perlu ditaati oleh segenap anggotanya melalui kode etik profesi
masing-masing.

e. Mengaitkan pembudayaan etika kehidupan berbangsa, bernegara, dan
bermasyarakat sebagai bagian dari sikap keberagaman, yang menempatkan
nilai-nilai etika kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat di samping
tanggung jawab kemanusiaan juga sebagai bagian pengabdian pada Tuhan Yang Maha
Esa.

statistika

Filed under: Uncategorized — mp120203090006 @ 5:30 am

Artikel 1

HARAPAN MATEMATIS / MATHEMATICAL EXPECTATION ( ME )

Harapan matematis / Mathematis expectation ( ME ) :

Peristiwa-peristiwa  A1 , A2 , …, An merupakan peristiwa-peristiwa yang berdiri sendiri. Saling mengasingkan, dan lengkap terbatas jumlah berturut-turut mempunyain peluang terjadinya sebesar p1 , p2 … pn . bila seseorang mengharap kan sejumlah uang. Sebesar x1 untuk terjadi peristiwa A1 , sebesar x2 untuk terjadinya keuntungan yang diharapkan atau harapan matematis orang tersebut dari terjadinya seluruh peristiwa-peristiwa tersebut diatas merupakn jumlah hasil kali p dan x yang secara matematis dapat dinyatakan sebagai berikut :

ME =     px

Catatan

Pengertian harapan matematis sering diidentikan dengan nilai harapan atau expected value terjadinya variable tertentu dan sering juga diindentikan dengan rata-rata sehingga dapat dinyatakan sebagai berikut :

ME = E = µ

Pengertian harapan matenmatis sering juga dihubung-hubungkan dengan permainan atau usaha. Suatu permainamn atau usaha dikatakan menguntungkan bila mempunyai ME>0 atau pasitif, merugikan apabila mempunyai ME<0 atau negative dan tidak untung atau tidak rugi atau jujur  atau “fair” bila menpunyai ME = 0

The idea of expectation is crucial to probability theory and its applications.

Ide harapan sangat penting untuk teori probabilitas dan aplikasinya. As one who has successfully passed actuarial Exam P on Probability , I would like to educate the general public about this interesting Sebagai salah satu yang telah berhasil melewati aktuaria Ujian pada Probabilitas P , saya ingin mendidik masyarakat luas tentang hal ini menarik and useful mathematical concept.dan konsep matematika berguna.

The idea of expectation relies on some set of possible outcomes, each of which has a known probability and a known, quantifiable payoff — which can be positive or negative. Ide harapan bergantung pada beberapa set hasil yang mungkin, masing-masing memiliki probabilitas dikenal dan hadiah, yang dikenal diukur – yang dapat positif atau negatif. Let us presume that we are playing a game called X with possible outcomes A, B, and C on a given turn. Marilah kita menganggap bahwa kita bermain sebuah permainan yang disebut X dengan hasil yang mungkin A, B, dan C pada gilirannya diberikan. Each of these outcomes has a known probability P(A), P(B), and P(C) respectively. Masing-masing hasil memiliki kemungkinan dikenal P (A), P (B), dan P (C) masing-masing. Each of the outcomes is associated with set payoffs a, b, and c, respectively. Setiap hasil berkaitan dengan hadiah set, b, dan c, masing-masing. How much can one expect to win on an average turn of playing this game? Berapa banyak yang dapat satu berharap untuk menang pada gilirannya rata bermain game ini?

This is where the concept of expectation comes in. There is a P(A) probability of getting payoff a, a P(B) probability of getting payoff b, and a P(C) probability of getting payoff c. Di sinilah konsep ada harapan masuk adalah P (A) probabilitas untuk memperoleh hadiah, seorang P (B) probabilitas untuk memperoleh hadiah b, dan P (C) probabilitas untuk memperoleh hasil c. The expectation for a given turn of game X, E(X) is equal to the sum of the products of the probabilities for each given event and the payoffs for that event. Harapan untuk giliran permainan tertentu X, E (X) adalah sama dengan jumlah produk dari probabilitas untuk setiap acara yang diberikan dan hadiah untuk acara itu. So, in this case, Jadi, dalam hal ini,

E(X) = a*P(A) + b*P(B) + c*P(C). E (X) = P * (A b) + * P (B) + c * p (C).

Now let us substitute some numbers to see how this concept could be applied. Sekarang mari kita mengganti beberapa nomor untuk melihat bagaimana konsep ini bisa diterapkan. Let us say that event A has a probability of 0.45 of occurring, and if A occurs, you win $50. Mari kita mengatakan bahwa kejadian A memiliki probabilitas 0,45 untuk terjadi, dan jika A terjadi, Anda menang $ 50. B has probability of 0.15 of occurring, and if B occurs, you lose $5. B probabilitas 0,15 untuk terjadi, dan jika B terjadi, kau kehilangan 5 dolar. C has a probability of 0.4 of occurring, and if C occurs, you lose $60. C memiliki probabilitas 0,4 untuk terjadi, dan jika C terjadi, Anda kehilangan $ 60. Should you play this game? Jika Anda bermain game ini? Let us find out. Mari kita cari tahu.

E(X) = a*P(A) + b*P(B) + c*P(C). E (X) = P * (A b) + * P (B) + c * p (C). Substituting the values given above, we find that E(X) = 50*0.45 + (-5)(0.15) + (-60)(0.40) = -2.25. Mensubstitusi nilai-nilai yang diberikan di atas, kita menemukan bahwa E (X) = 50 * 0,45 + (-5) (0,15) + (-60) (0,40) = -2,25. So, on an average turn of the game, you can be expected to lose about $2.25. Jadi, pada gilirannya rata permainan, Anda bisa diharapkan untuk kehilangan sekitar $ 2,25.

Catatan bahwa ini tidak sesuai dari tiga kemungkinan hasil A, B, dan C. Tapi itu memberitahu Anda tentang jenis-jenis hasil yang Anda akan pendekatan jika Anda bermain game ini untuk sejumlah besar berubah. Hukum Besar

Numbers implies that the more times you play such a game, the more likely your average payoff per turn is to approach the expected value E(X). Nomor menyiratkan bahwa kali Anda bermain seperti permainan, hadiah yang Anda lebih mungkin adalah rata-rata per giliran untuk mendekati nilai yang diharapkan E (X). So if you play the game for 5 turns, you can be expected to lose 5*2.25 = $11.25, but you will likely experience some deviation from this in the real world. Jadi, jika Anda bermain game selama 5 berubah, Anda bisa diharapkan untuk kehilangan 5 * 2,25 = $ 11,25, tetapi Anda mungkin akan mengalami beberapa penyimpangan dari ini di dunia nyata. Yet if you play the game for 100 turns, you can be expected to lose 100*2.25 = $225, and your real-world outcome will most likely be quite close to this expected value. Namun jika Anda bermain game untuk 100 berubah, Anda bisa diharapkan untuk kehilangan 100 * 2,25 = $ 225, dan di dunia nyata hasil Anda kemungkinan besar akan cukup dekat dengan nilai ini diharapkan.

In its more general form for some random variable X, the expectation of X or E(X) can be phrased as the sum of the products of all the possible outcomes x and their probabilities p(x). Dalam bentuk yang lebih umum untuk variabel acak X beberapa, harapan dari X atau E (X) dapat diungkapkan sebagai jumlah dari produk pada semua kemungkinan hasil x dan p probabilitas mereka (x). In mathematical notation, E(X) = sigma(x*p(x)) for all values of x. Dalam notasi matematika, E (X) = sigma (x * p (x)) untuk semua nilai x. You can apply this formula to any discrete random variable, ie, a random variable which assumes only a finite set of particular values. Anda dapat menerapkan formula ini untuk setiap variabel acak diskrit, yaitu suatu variabel acak yang hanya mengasumsikan seperangkat nilai tertentu terbatas.

For a continuous random variable Y, the mathematical expectation is equal to the integral of y*f(y) over the region on which the variable is defined. Untuk variabel acak kontinu Y, harapan matematis sama dengan integral dari * y f (y) di daerah di mana variabel tersebut didefinisikan. The function f(y) is called the probability density function of Y; its height over a given domain on a graph can be an indication the likelihood of the random variable assuming values over that domain. Fungsi f (y) disebut fungsi densitas probabilitas Y; tingginya atas domain diberikan pada grafik bisa menjadi indikasi kemungkinan variabel acak dengan asumsi nilai atas domain tersebut.

TEORIMA BAYES

Teorima bayes :

Bila ( A1, A2…., An) merupakan partisi atau sekatan dari ruang sampel S masing-masing mempunyai peluang terjasdinya > 0 , dan bila terjadi sembarang peristiwa B yang mempunyai peluang terjadinya tidak sama dengan 0, maka untuk sembarang bilangan bulat k dimana 1≤k≤n. teorima bayes dari seluruh kemingkinan kejadian di atas dapat dirumuskan :

P(Ak)P(B/Ak)

P(Ak/B) =                   P(A1)P(B / A)+P( B / A2 …+ P (An)P(B / An)

Catatan :

A1 , A2 ,….An masing-masing disebut hipotesis , P(Ak) merupakan peluang a priori terjadinya hipotisis Ak sedangkan P(Ak / B) merupakan peluang a  posteriori terjadinya hipotesis Ak setelah peristiwa B terjadi lebih dulu.

Sebuah perkantoran biasanya membutuhkan tenaga listrik yang cukup agar semua aktifitas pekerjaannya terjamin dari adanya pemutusan aliran listrik.Terdapat dua sumber listrik yg digunakan PLN dan Generator. Bila listrik PLN padam maka secara otomatis generator akan menyala dan memberikan aliran listrik untuk seluruh perkantoran. Masalah yang selama ini menganggu adalah ketidakstabilan arus(voltage)listrik, baik dari PLN maupun generaor, yang akan merusak peralatan listrik.Selama beberapa tahun terakhir, diketahui bahwa probabilitas terjadinya listrik padam adalah 0.1, dgn kata lain peluang bahwa perkantoran itu menggunakan listrik PLN adalah 0.9 dan peluang menggunakan generatoradalah 0.1.Peluang terjadi ketidakstabilan pada arus listrik PLN maupun generator masing-masing 0.2 dan 0.3.

Permasalahan ini dapat diilustrasikan sbb:

E       : Peristiwa listrik PLN digunakan

Ec     : Peristiwa listrik Generator digunakan

A       : Peristiwa terjadinya ketidak stabilan arus

Peristiwa A dapat ditulis sebagai gabungan dua kejadian yang saling lepas

dan jadi :

Dengan menggunakan probabilitas bersyarat maka :

Diketahui:

P(E)=0.9          P(E’)=0.1

P(A|E)=0.2      P(A|E’)=0/3

Shg:

P(A)=P(E).P(A|E)+P(E’).P(A|E’)

=(0.9).(0.2)+(0.2).(0.3)

=0.21

Kembali pada permasalahan diatas, bila suatu saat diketahui terjadi ketidakstabilan arus listrik, maka berapakah probabilitas saat itu aliran listrik berasal dari generator? Dengan menggunakan rumus probalilitas bersyarat diperoleh:

P(E’|A)            =P(E’∩A)/P(A)

=P(E’).P(A|E’)/P(A)

=0.03/0.21=0/143

Peristiwa B1,B2,….,Bk merupakan suatu sekatan(partisi) dari ruang sampel S dengan P(Bi)≠0 untuk i=1,2,…,k maka setiap peristiwa A anggota S berlaku:

Berikut k=3

Digunakan bila ingin diketahui probabilitas P(B1|A),P(B2|A)….,P(Bk|A) dengan rumus sebagai berikut :

Suatu generator telekomunikasi nirkabel mempunyai 3 pilihan tempat untuk membangun pemancar sinyal yaitu didaerah tengah kota, daerah kaki bukit dikota itu  dan derah tepi pantai, dengan masing-masing mempunyai peluang 0.2; 0.3 dan 0.5. Bila pemancar dibangun ditengah kota, peluang terjadi ganguan sinyal adalah 0.05. Bila pemancar dibangun dikaki bukit, peluang terjadinya ganguan sinyal adalah 0.06.Bila pemancar dibangun ditepi pantai, pelaung ganguan sinyal adalah 0.08.

A. Berapakah peluang terjadinya ganguan sinyal?

B. Bila diketahui telah terjadinya gangguan pada sinyak pada sinyal, berapa peluang bahwa operator tsb ternyata telah membangun pemancar di tepi pantai?

Misal:

A                     = Terjadi ganguan sinyal

B1                   = Pemancar dibangun di tengah kota

B2                   = —————————-di kaki bukit

B3                   = —————————-di tepi pantai

Maka :

A). Peluang terjadinya ganguan sinyal

P(A)=P(B1)P(A|B1)+P(B2)P(A|B2)+P(B3)P(A|B3)

= (0,2).(0.05)+(0.3)(0.06)+(0.5)(0.08)=0.001+0.018+0.04=0.068

B).Diketahui telah terjadi ganguan pd sinyal, maka peluang bahwa operator ternyata telah membangun pemancar di tepi pantai:

Dapat dinyatakan dgn: “Peluang bersyarat bahwa operator membangun pemancar di tepi pantai bila diketahui telah terjadi ganguan sinyal”:

Artikel 2


May 3, 2010

komputer bisnis

Filed under: Uncategorized — mp120203090006 @ 6:09 am

Artikel ke 1

Artikel ini saya maksudkan untuk sharing cara-cara mengubah tampilan toko online oscommerce, yaitu :

- Menambah pilihan bahasa
– Menghapus main text yang muncul saat pertama kali membuka toko online oscommerce
– Mengubah warna background layar monitor
– Mengubah lebar halaman

Default pilihan bahasa yang ada di oscommerce adalah Inggris, Jerman dan Spanyol. Misalkan kita ingin menambahkan Indonesia sebagai alternatif pilihan, kita bisa melakukannya dengan cara sebagai berikut :

- Copy file english.php di folder catalog/includes/languages ke file baru dengan nama indonesia.php. Lakukan editing file indonesia.php dengan cara mengganti variabel text kata-kata bahasa Inggris ke bahasa Indonesia.

- Copy folder “english” yang ada di catalog/includes/languages/ beserta seluruh isinya ke folder baru dengan nama indonesia. Lakukan editing file-file yang ada di dalam folder “indonesia” dengan cara mengganti variabel text kata-kata bahasa Inggris ke bahasa Indonesia.

- Upload file indonesia.php dan folder “indonesia” beserta seluruh isinya ke server webhosting’ letakkan di folder catalog/includes/languages.

- Masuklah ke admin panel toko online Anda, yaitu http://www.TokoAnda.com/admin/. Langsung menuju ke menu Localization/Languages. Klik tombol “new language” dan masukkan data-data yang diperlukan pada kolom “New Language” di sebelah kanan halaman admin panel.

- Jangan lupa untuk terlebih dahulu membuat logo bendera merah putih kecil dengan ukuran 24×15 pixels dan simpan dengan nama icon.gif. Logo merah putih ini kita perlukan untuk mengganti icon.gif yang ada di folder catalog/includes/languages/indonesia/images. Jika tidak kita ganti dengan logo merah putih, maka yang akan muncul adalah icon union jacks.

Kita bisa mengubah warna background layar monitor toko online oscommerce dengan mengedit file stylesheet.css yang ada di folder catalog. Pada baris ke-18 di bawah text BODY {, kita akan menjumpai script :

background : #FFFFFF         ( FFFFFF adalah hexa code untuk warna putih)
ubahlah menjadi :
background : #1C1C1C      (1C1C1C adalah hexa code untuk warna hitam abu-abu)

Kemudian upload file stylesheet.css yang sudah diedit tersebut.

Selain warna background layar monitor, dengan mengedit file stylesheet.css kita juga bisa mengubah warna :
– Navigation bar yang ada di bawah logo oscommerce pada header
– Info-box tittle-header dan garis border info-box yang ada di kolom kanan dan kiri
– Counter bar yang ada di bagian atas footer
– Dan warna-warna lain yang ada di tampilan toko online oscommerce

Untuk bisa melihat perubahan warna background layar monitor, kita harus mengubah lebar tabel toko online. Lebar default yang ada adalah 100%. Kita bisa mempergunakan prosentase atau menggunakan satuan pixels untuk menentukan lebar tabel toko online kita.

Dalam contoh berikut, kita akan mengubah lebar tabel dari 100% menjadi 960 pixels. Kita juga akan mengatur agar posisi tabel center di tengah layar monitor dan memiliki background warna putih (hexa code #FFFFFF). Yang perlu kita lakukan adalah mengubah script berikut :

<table border=”0″ width=”100%” cellspacing=”3″ cellpadding=”3″>
menjadi :
<table border=”0″ width=”960″ cellspacing=”3″ cellpadding=”3″ align=”center” bgcolor=”ffffff”>

Ada banyak file dengan script tersebut yang harus kita edit, yaitu :

- File header.php di folder catalog/includes/ pada baris ke-54 dan 60
– File footer.php di folder catalog/includes/ pada baris ke-14 dan 21
– Semua file di folder catalog yang memiliki script tersebut yang posisinya tepat di bawah text : <!– body //–>.
Misalkan file index.php baris ke-48, file login.php baris ke-95, file create_account.php baris ke-268, dsb. Kira-kira ada 40 file di folder catalog yang harus kita edit.

Dengan melakukan beberapa perubahan di atas, maka tampilan toko online kita pun menjadi lebih menarik.

Tags: , , , ,

Artikel ke2

Persiapan awal install oscommerce

Download Oscommerce Silahkan anda download program oscommerce yang ada di URL http://www.oscommerce.com/solutions/downloads

Setelah anda download anda taruh file .zip nya di document root account hosting anda di folder /sites/namadomainanda/www/, lalu anda extract file tersebut di spanel

Mempersiapkan database

Sebelum memulai instalasi oscommerce, terlebih dahulu Anda mempersiapkan nama database baru yang akan digunakan. Berikut langkah-langkahnya:

  1. dari menu utama SPANEL, pilih menu MySQL
  2. pilih Add database, lalu tentukan db_username, db_name beserta db_password
  3. klik Add 

Oscommerce ini membutuhkan gd dan curl, jadi perlu anda aktifkan, caranya anda ke spanel kami, lalu ke subdomain manager, klik Prefs, lalu klik Create file php.ini, tambahkan perintah :

extension=gd.so
extension=curl.so

persiapan instalasi selanjutnya adalah memberikan file permission untuk file configure.php yang ada di folder /includes dan /admin/includes dengan chmod 777 .

Langkah 1 Pada langkah instalasi pertama adalah setting database, masukkan isian Database Server adalah localhost , lalu untuk username dan password adalah username dan password yang anda buat di spanel kami sebelumnya.

Langkah 2 Pada langkah instalasi yang kedua, adalah tentang Web Server, isikan WWW Address dan Webserver Root Directory jika sesuai dengan keinginan anda, jika sebagai default anda langsung klik continue untuk melanjutkan ke langkah 3.

Langkah 3 Pada langkah ke 3 adalah “Online Store Settings”, anda isikan nama usaha dagang anda(Store Name), pemilik usaha dagang(Store Owner Name), email pemilik usaha dagang (Store Owner E-Mail Address), username administrator dan password administrator. Setelah anda isikan, anda klik continue untuk melanjutkan ke langkah 4.

Langkah 4 Pada langkah ke 4 adalah Finished(selesai), anda bisa langsung klik catalog jika anda ingin melihat hasil katalog awal instalasi, atau klik Administration Tools jika anda ingin melanjutkan untuk mengelola tampilan, mengelola katalog, kategori, metode pembayaran dan lain sebagainya.

Artikel ke3

Membangun Toko Online dengan Oscommerce

PDFCetakSurel

Ditulis oleh newsroom Kamis, 31 Juli 2008 00:00

// Social List Bookmarking Widget
Bookmark

Di akhir tahun 2007, pengguna internet di dunia mencapai 1,114 milyar. Di Indonesia sendiri diperkirakan 25 juta atau 9% orang melek internet. Dari kacamata marketing, ini adalah peluang pasar yang menggiurkan. Tak heran bila muncul fenomena menarik ketika banyak orang berbondong-bondong menggarap lahan maya ini. Salah satunya lewat toko online yang saat ini mulai dirambahi pebisnis dari “jalur offline.” Rasanya tidak lengkap bila hanya memiliki toko fisik. Maka toko online pun mulai menjadi bagian dari gaya hidup bertransaksi di Indonesia.

Di akhir tahun 2007, pengguna internet di dunia mencapai 1,114 milyar. Di Indonesia sendiri diperkirakan 25 juta atau 9% orang melek internet. Dari kacamata marketing, ini adalah peluang pasar yang menggiurkan. Tak heran bila muncul fenomena menarik ketika banyak orang berbondong-bondong menggarap lahan maya ini. Salah satunya lewat toko online yang saat ini mulai dirambahi pebisnis dari “jalur offline.” Rasanya tidak lengkap bila hanya memiliki toko fisik. Maka toko online pun mulai menjadi bagian dari gaya berbelanja di Indonesia.

Mengapa e-commerce mulai menjadi alternatif di Indonesia? Menurut Taufik Hidayat dalam buku terbarunya Panduan Membuat Toko Online dengan Oscommerce, ia memaparkan dengan beberapa alasan, antara lain:

1. Murah dan Efisien, transaksi perbankan yang dilakukan lewat internet cenderung lebih murah daripada melalui ATM, telpon, dan kantor cabang.
2. Akses tanpa batas. Saat sebuah bisnis memiliki alamat di internet (url), apa yang ditampilkan    akan bisa diakses oleh pengunjung dari belahan dunia mana pun. Inilah yang menyebabkan iklan    Compaq melalui mesin pencari Altavista sebanyak 40 juta kali per hari mampu mendongkrak    penjualan komputer 3 kali lipat dari seluruh dunia pada tahun 1999.
3. Revenue System
Selain biaya operasional yang murah, E-commerce sangat mungkin memberikan revenue yang bisa jadi sulit diperoleh melalui cara yang konvensional.
4. Memperpendek jarak
Pengiriman produk yang bisa dilakukan secara online memungkinkan pengiriman dilakukan dengan seketika. Semisal, beyon.com yang mengizinkan para pelanggannya untuk men-download software yang dibelinya langsung ke komputer mereka.

Berangkat dari alasan di atas Taufik dalam bukunya, mengajak kita untuk memulai mendirikan toko online dengan Oscommerce. Mengapa memilih Oscommerce? Script Oscommerce bisa diunduh secara gratis, mudah digunakan, powerful, kaya akan fitur yang akan memudahkan pembeli dan penjual bertransaksi, dan lainnya (hlm. 9).

Dalam buku ini, Taufik menjelaskan langkah-langkah menginstal Oscommerce baik dari komputer lokal ataupun langsung di server. Juga cara merencanakan pembelian domain dan hosting. Yang tak kalah penting cara pengaturan toko online dari konfigurasi umum, pengaturan gambar, katalog produk, metode pembayaran dan pengiriman, mengubah template, hingga cara mempromosikan secara offline dan online.

Buku Panduan Membuat Toko Online dengan Oscommerce ini dilengkapi bonus CD yang berisi script Oscommerce. Buku ini diterbitkan oleh mediakita.

Artikel ke 4

Setengah terakhir ini ada kesibukan lain yang saya geluti. Berawal dari keinginan memiliki sendiri toko online, saya malah mulai merambah ke dunia online business dan web desaigner khususnya pembuatan toko online. Saya memanfaatkan script OsCommerce yang terbukti handal untuk membuat toko online. Skrip yang gratis ini bisa dikembangkan untuk beragam keperluan kita membuat toko online, mulai dari membuat untuk toko dengan komoditi kurang dari 25 item hingga yang jumlahnya ribuat item.

Satu hal yang menguntungkan lagi, membuat sendiri toko online membuat saya tahu tentang seluk beluk dan tata kerja website toko online itu. Setiap kali ada kesalahan proses atau kegagalan sistem, saya segera tahu di mana letak kesalahannya.

Yang lebih menggembirakan lagi, OsCOmmerce bisa dikawinkan dengan program-program website lain yang bersifat Open Source seperti WordPress, phpBB, v.bulletin, image gallery dan lain-lain.

Berikut beberapa toko online yang sudah saya buat dan melayani transaksi.

1. Satubuku.com

2. Senyumuslim.com (waralaba toko buku Islam)

3. Demimasa.co.id (onlinebookstore)

4. Pompadanblower.com (CV Sejahtera Abadi Jaya)

5. Standmuslim.com (muslim store)

Selain untuk keperluan pribadi, saya juga melayani pembuatan website toko online untuk perusahaan dan lembaga. Saya juga melayani pembuatan portal berita, blog, atau galeri foto online. Yang terakhir ini tentu tidak memakai OsCommerce.

Artikel ke5

OsCommerce merupakan salah satu open source CMS yang digunakan untuk online shop. Kemudahan instalasi dan pengelolaannya, membuat CMS ini banyak digunakan pada ‘toko-toko’ online.

Kali ini, kita akan mencoba melakukan instalasi OsCommerce melalui fantastico.

  • Login ke CPanel account hosting Anda, lalu pilih menu fantasticoOSCommerce
  • Klik pada link OsCommerce. Tunggu beberapa saat, lalu klik link ‘New Installation’
    OSCommerce
  • Installation LocationOSCommerce

    Keterangan :

    1. Pilih dimana oscommerce akan diinstall. Pada contoh, kami menggunakan subdomain osc di rumahweb.info. Apabila Anda ingin melakukan instalasi langsung pada domain, silahkan pilih opsi yang sesuai dengan nama domain Anda
    2. Isi box kedua dengan nama direktori yang ingin Anda gunakan untuk oscommerce. Contoh, apabila Anda isi box ini dengan ‘toko’, dan box pertama dengan namadomainanda.com, maka oscommerce akan diinstall pada http://namadomainanda.com/toko/.Jika Anda ingin melakukan instalasi langsung di domain ( http://namadomainanda.com/ ), kosongkan saja box ini.
  • Admin Access DataOSCommerce

    Keterangan :

    1. Username yang digunakan untuk login ke halaman admin
    2. Password yang digunakan untuk login ke halaman admin
  • Base ConfigurationOSCommerce

    Keterangan:

    1. Nama dari online shop / toko online
    2. Nama pemilik dari online shop / toko online
    3. Alamat e-mail yang digunakan untuk mengirimkan e-mail ke client dari toko online
    4. Alamat e-mail yang digunakan untuk menerima pemesanan dari toko online
    5. Apabila Anda ingin menggunakan SSL ( Secure Sockets Layer ) untuk transaksi pada online shop Anda.
      untuk menggunakan SSL, website Anda harus memiliki digital certificate dari penyedia layanan SSL ( cth : Verisign, Thawte, dll ), dan 1 static IP.
    6. Opsi ini hanya akan digunakan setting SSL diset ‘Yes’
    7. Menampilkan harga yang sudah termasuk pajak ( PPN )
    8. Untuk 8 – 12. silahkan tentukan apakah pembeli dari toko online Anda harus mengisi data tanggal lahir, jenis kelamin, nama perusahaan, daerah / kota, nama propinsi.

    Setelah semua data diisi, silahkan klik tombol ‘Install OS Commerce’

  • OSCommerceJika Anda menemukan pesan kesalahan seperti diatas, jangan panik. ;)
    Pesan kesalahan tersebut muncul karena ada nama file / folder yang sama dengan nama file / folder yang akan di-generate oleh oscommerce. Untuk itu, silahkan tekan tombol ‘back’ pada browser Anda, lalu hapus file / folder tersebut.

    Dari contoh diatas, nama folder yang harus dihapus, adalah ‘images’ .

  • Setelah semua OK, klik pada tombol ‘Install OS Commerce’OSCommerce
  • Klik tombol ‘ Finish Installation ‘.OSCommerce

    Pada langkah terakhir, Os Commerce akan melakukan proteksi terhadap admin area.

    OSCommerce

    Dan instalasi pun selesai . ;)

    OSCommerce

Apabila setelah diakses, muncul pesan seperti ini pada website Anda :

Server Requirement Error: register_globals is disabled in your PHP configuration. This can be enabled in your php.ini configuration file or in the .htaccess file in your catalog directory.

Silahkan edit file .htaccess, pada direktori tujuan instalasi oscommerce. Dan ubah baris berikut :

PLAIN TEXT
CODE:

  1. #<ifmodule mod_php4.c>
  2. #  php_value session.use_trans_sid 0
  3. #  php_value register_globals 1
  4. #</ifmodule>

Menjadi :

PLAIN TEXT
CODE:

  1. #<ifmodule mod_php4.c>
  2. php_value session.use_trans_sid 0
  3. php_value register_globals 1
  4. #</ifmodule>

Selamat mencoba :)

Bookmark Artikel Ini
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • BlinkList
  • feedmelinks
  • Furl
  • Ma.gnolia
  • MisterWong
  • Propeller
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • TwitThis
Older Posts »

The Banana Smoothie Theme. Create a free website or blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.